TUGAS MATA KULIAH SISTEM PENGAMANAN KOMPUTER
INFRASTRUKTUR YANG
DIBUTUHKAN DALAM MEMBANGUN SEBUAH WEBSITE
|
Jolin
Filenstine |
(3221002) |
|
Micho
Frand Aditya |
(3221003) |
|
Sistem Informasi Reguler Pagi |
|
SEKOLAH TINGGI
TEKNOLOGI INDONESIA
TANJUNGPINANG
2023
Infrastruktur yang
Dibutuhkan dalam Membangun Sebuah Website
Pendahuluan
Dalam proses pembuatan website, maka tampilan dan interface
yang diberikan kepada pengguna memang penting. Namun, interface bukan merupakan satu-satunya aspek yang perlu
dipertimbangkan dalam pembangunan sebuah website.
Infrastruktur website juga perlu
diperhatikan, sehingga website dapat
digunakan dengan baik oleh para pengguna. Infrastruktur dalam sebuah website dapat menentukan kecepatan,
kinerja, dan keamanan dari sebuah website.
Maka dari itu, penting bagi seorang developer
website untuk memperhatikan infrastruktur dalam website yang dibangunnya.
Pembahasan
Berikut adalah penjelasan dari beberapa infrastruktur website:
1.
Web Server
Web server
merupakan perangkat lunak yang bertugas untuk menampilan halaman web kepada pengguna dengan internet.
Halaman ini biasanya diakses melalui Google Chrome dan lainnya. Fungsi dari web server adalah untuk mengatur
permintaan pengguna untuk halaman web
dan menampilkan bagian dari web
sesuai dengan permintaan dari pengguna. Web
server juga dapat digunakan untuk menjalankan script seperti PHP, Perl, dan ASP. Sehingga, website menjadi lebih interaktif serta dinamis. Web server merupakan infrastruktur
penting dalam suatu website karena
memungkinkan website untuk diakses
oleh pengguna di seluruh dunia. Developer
atau pemilik website harus
menyesuaikan tingkatan web server
yang akan digunakan dengan mempertimbangkan keuangan atau dana yang mereka
miliki. Beberapa contoh dari web server
adalaha Apache dan Nginx.
2.
Hosting
Hosting
merupakan layanan yang menyediakan konektivitas internet guna menyimpan dan
mempublikasikan suatu halaman website.
Layanan hosting digunakan agar website dapat diakses oleh para
pengguna. Terdapat beberapa jenis layanan hosting
yang dapat digunakan, yakni:
-
Shared hosting:
beberapa website menyewa suatu server sekaligus dan mereka membagi dan
menggunakan sumber daya yang sama, memiliki harga yang lebih murah dan tingkat
akses sedang
-
VPS hosting: virtual private server hosting merupakan layanan hosting
ketika satu server fisik membagi
sumber daya menjadi beberapa server
virtual yang terpisah. Metode ini memberikan fleksibilitas dan kendali yang
lebih tinggi
-
Dedicated hosting: seorang
pengguna memiliki server fisik yang
sepenuhnya digunakan. Biayanya lebih tinggi, tetapi tingkat aksesnya lebih
terjamin
-
Cloud hosting:
merupakan layanan hosting yang
berbasis jaringan server yang saling
terhubung melalui internet. Cloud hosting
memiliki tingkat akses yang tinggi dengan biaya yang variatif.
Dalam menentukan layanan hosting yang akan digunakan, maka
beberapa aspek yang perlu diperhatikan adalah tingkat akses, keamanan, skala,
dan biaya layanan. Pemilik website
harus dapat mempertimbangkan kebutuhan dan kemampuan. Beberapa contoh dari
layanan hosting di Indonesia adalah
Niagahoster dan Jertorbit.
3.
Domain Name System
(DNS)
Domain name system
atau DNS merupakan sistem yang memberi nama domain kepada alamat IP tertentu.
Ketika pengguna memasukkan nama domain ke dalam browser, maka browser
akan mengakses DNS untuk mengetahui alamat IP dari website yang hendak dituju. Setelah mendapatkannya, barulah browser mengirim permintaan ke server hosting agar bisa mengakses
konten dalam website tersebut. DNS
penting dalam menentukan lalu lintas internet yang terkonfigurasi. Beberapa
layanan DNS juga menyediakan pemblokiran spam
atau halaman web yang dinilai
tidak aman. Terdapat beberapa faktor yang perlu dipertimbangkan dalam memilih
DNS, seperti kecepatan, keamanan, dan keandalan website.
4.
Secure Socket
Layer (SSL)
Secure socket layer
atau SSL adalah sistem keamanan yang digunakan untuk melindungi data yang
dikirim lewat internet dengan menjamin bahwa, browser dan web server
yang digunakan aman serta terproteksi. SSL memungkinkan adanya transkripsi data
antara browser dengan server, sehingga informasi yang
dibagikan tetap bersifat rahasia. Website
dapat menggunakan SSL apabila telah memiliki konfigurasi yang tepat. Salah satu
contoh dari SSL saat ini adalah HTTPS yakni standar di bidang industri untuk
menjamin adanya keamanan dan proteksi di dunia website dan daring. Penggunaan SSL dapat membantu pengguna dalam
mengirimkan data, melindungi data pengguna, hingga meningkatkan kinerja website menjadi lebih maksimal dan
terproteksi lagi.
5.
Content Management
System (CMS)
Content management system atau CMS adalah suatu platform yang mengelola dan menerbitkan konten secara efisien.
Dengan adanya CMS, pengguna dapat mempublikasikan, membuat, dan menyunting
konten tertentu tanpa memerlukan keahlian khusus dalam menggunakan bahasa
pemrograman. CMS menghadirkan antarmuka yang lebih mudah untuk digunakan dan
lebih cepat dalam pengelolaan konten. CMS juga dapat membantu website agar selalu terbarukan dan bisa
menerbitkan konten dengan mudah. Contoh dari CMS adalah WordPress.
6.
Database Server
Database server
merupakan software maupun hardware yan berfungsi untuk menyimpan,
memanipulasi, dan mengakses data dalam suatu basis data. Website tentunya membutuhkan data-data seperti informasi pengguna
dan lainnya. Maka dari itu, dibutuhkan suatu database server yang bisa digunakan oleh web server dalam menampilkan data yang ada, sehingga bisa dilihat
oleh pengguna. Database server perlu
dievaluasi dan dirawat secara rutin guna memastikan kinerjanya yang tetap
optimal serta mencegah terjadinya kerusakan atau kehilangan data. Beberapa
tindakan evaluasi dan pengawasan yang dapat dilakukan seperti backup, optimasi query, dan lainnya. Terdapat beberapa contoh dari database server, yakni Microsoft SQL,
PostgreSQL, dan MySQL. Database server
memegang peran penting sebagai salah satu infrastruktur pembangunan website.
7.
Search Engine
Optimization (SEO)
Search engine optimization atau SEO merupakan upaya untuk mengoptimalisasi
proses pencarian website di mesin
pencari, seperti Google dan lainnya. SEO sendiri juga merupakan praktik untuk
meningkatan tampilan dan posisi website
di halaman pertama mesin pencari, sehingga bisa meningkatkan kualitas serta
kuantatitas dari suatu website. SEO
meningkatkan visibilitas website,
sehingga lebih banyak dijangkau oleh pengguna. Manfaat dari SEO adalah
meningkatkan traffic di website, membangun brand awareness, mendapatkan kepercayaan konsumen, dan membuat website agar dapat menjangkau lebih
banyak konsumen. Pemilik website
harus dapat mengupayakan adanya SEO agar website-nya
sering dijangkau pengguna.
Terdapat beberapa jenis
SEO yang dapat diupayakan dan dimaksimalkan, seperti:
-
On-page
SEO: paling sering digunakan oleh para pemilik website karena memang digunakan untuk mengoptimalkan konten milik
perusahaan
-
Off-page SEO:
mengacu pada proses optimalisasi elemen yang tidak ada di halaman website, misalnya menciptakan
kredibilitas usaha, sehingga konsumen lebih tertarik untuk mengunjungi website tersebut
-
Technical SEO:
mengacu pada tindakan membantu search
engine dalam mengakses situs web
serta meningkatkan kualitas pengalaman pengguna
-
Local SEO:
biasanya hanya digunakan oleh perusahaan lokal karena lebih fokus pada lokasi
bisnis sehingga bisa membantu dalam promosi produk
8.
Monitoring Tools
Monitoring tools
adalah infrastruktur website yang
digunakan untuk memantau dan mengawasi performa serta kinerja dari website itu sendiri. Alat ini dapat
membantu pemilik dalam menilai kinerja website
yang mereka miliki. Terdapat beberapa contoh populer dari monitoring tools, seperti Google Analytics yang menyajikan data dan
informasi terkait lalu lintas website,
Google Search Console yang menampilkan pemeliharaan keberadaan website, dan Webmaster Tools yang membantu pemilik untuk memantau pengalaman
pengguna.
Kesimpulan
Terdapat beberapa infrastruktur penting dalam
membangun website, seperti web server, hosting, domain name system, SSL,
content management system, database
server, search engine optimization, dan monitoring
tools. Seorang developer harus
menggunakan infrastruktur seperti ini, sehingga halaman web dapat menjadi lebih berkualitas.
DAFTAR PUSTAKA
Divasoft. Apa Saja
Infrastruktur dalam Membuat Website?. Diakses pada 13 Oktober 2023, dari https://www.divasoft.net/blog/apa-saja-infrastruktur-penting-dalam-membuat-website.
Juwita, M. 28 November
2023. SEO (Search Engine Optimization): Arti, Jenis-jenis, Cara Kerja, dan
Manfaatnya. Diakses pada 13 Oktober 2023, dari https://glints.com/id/lowongan/seo-adalah/.
Putri, V. K. M. 24
Januari 2023. SEO (Search Engine Optimization): Pengertian dan Manfaatnya.
Diakses pada 13 Oktober 2023, dari https://amp.kompas.com/skola/read/2023/01/24/100000169/seo-search-engine-optimization---pengertian-dan-manfaatnya.