Skip to main content

ARTIKEL SISTEM PENGAMANAN KOMPUTER - JOLIN

 

TUGAS MATA KULIAH SISTEM PENGAMANAN KOMPUTER

APLIKASI TRAVELOKA: DATA, INFORMASI, SISTEM, DAN KEAMANAN

 






 

NAMA

:

Jolin Filenstine

NIM

:

3221002

KELAS

:

Sistem Informasi Reguler Pagi

 

 

SEKOLAH TINGGI TEKNOLOGI INDONESIA

TANJUNGPINANG

2023


PENDAHULUAN

Seiring dengan berkembangnya zaman dan bergulirnya waktu, teknologi yang kini hadir di tengah kehidupan manusia juga menjadi semakin canggih. Teknologi kini tidak hanya digunakan sebagai media hiburan saja, tetapi juga sebagai media untuk berbisnis. Hal ini pulalah yang memunculkan istilah startup digital dan dimulainya era industri 4.0 yang sangat bergantung pada teknologi. Perkembangan teknologi tentunya bukan merupakan satu-satunya hal yang perlu diperhatikan dalam hal ini, selain fokus untuk mengembangkan teknologi yang ada, keamanan dalam teknologi juga perlu dipertimbangkan. Terlebih lagi, keamanan yang berkaitan dengan sistem dan data.

Dikarenakan tingginya urgensi diperlukannya pengamanan yang prima untuk sistem komputer, maka muncullah istilah sistem pengamanan komputer. Sistem ini sendiri dapat didefinisikan sebagai suatu sistem yang bertujuan untuk memastikan agar komputer tidak lagi memiliki cerah dan kerentanan terhadap akses yang tidak bertanggung jawab dari pihak yang tidak berwenang. Dalam artian, sistem pengamanan komputer juga melindungi data, informasi, dan sistem yang ada di dalamnya. Sistem pengamanan komputer juga dapat berfungsi untuk mensimulasikan serangan seperta peretasan dan lainnya, sehingga komputer akan lebih menjadi lebih aman.

Seperti yang telah disebutkan sebelumnya, keamanan dalam sistem komputer merupakan hal yang tidak kalah penting dengan perkembangan komputer serta teknologi lainnya. Semakin canggih sebuah teknologi, maka biasanya tingkat keamanan yang dimiliki akan semakin tinggi. Sistem pengamanan komputer juga tentunya perlu dimiliki oleh aplikasi-aplikasi digital yang bertujuan untuk melakukan bisnis. Salah satunya adalah aplikasi Traveloka. Traveloka merupakan satu di antara banyaknya perusahaan di Indonesia yang menggunakan platform digital dalam mendukung operasional bisnis mereka yang bergerak di bidang pemesanan tiket, pariwisata, serta hiburan.

Berdiri sejak 2012, Traveloka di bawah naungan PT. Trinusa Travelindo telah mengalami perkembangan pesat hingga saat ini. Berbagai fasilitas, fitur, metode pembayaran, dan lainnya telah tersedia di aplikasi maupun website resmi Traveloka dan dapat digunakan oleh konsumen dalam menunjang kenyamanan mereka ketika berbelanja atau melakukan reservasi. Seiring dengan semakin berkembangnya aplikasi, tentunya Traveloka juga perlu memperhatikan keamanan dari sistem yang digunakan. Hal ini turut didorong oleh penyimpanan data pribadi konsumen yang digunakan dalam pemesanan tiket serta hotel. Informasi serta sistem yang ada di dalamnya juga memerlukan perhatian khusus dalam hal keamanan dan pengamanan.

Bertolak dari permasalahan dan latar belakang ini, penulis mengidentifikasi adanya urgensi untuk menyusun artikel yang mengkaji terkait sistem keamanan komputer yang digunakan Traveloka. Dalam artikel ini, akan dipaparkan terkait data yang tersimpan dalam Traveloka, informasi yang disediakan, sistem yang digunakan, serta tingkat keamanan yang berada dalam sistem tersebut.

PEMBAHASAN

A.    Data dalam Aplikasi Traveloka

Para pengguna biasanya diminta untuk mengisi beberapa data untuk membuat akun maupun untuk melakukan pemesanan atau reservasi. Data-data pribadi tersebut berupa nama lengkap, alamat, tanggal lahir, pekerjaan, nomor telepon, alamat e-mail, rekening bank, rincian kartu kredit sebagai metode pembayaran, jenis kelamin, dan data-data pribadi lainnya. Data-data ini nantinya akan disimpan dalam database dan digunakan apabila konsumen ingin melakukan reservasi. Proses registrasi akun dan manajemen juga akan dilakukan oleh sistem berbekal data-data ini.

Dalam laman resmi Traveloka bagian pengamanan data pribadi, ulasan atau review yang diberikan konsumen juga disimpan oleh pihak perusahaan. Hal ini digunakan sebagai feedback atau umpan balik dan bahan evaluasi kedepannya. Dikarenakan Traveloka mewajibkan para penggunanya untuk memberikan sejumlah data pribadi ke dalam aplikasi atau web, maka sudah menjadi tanggung jawab perusahaan dalam menjaga keamanan data tersebut. Guna mengamankan data para konsumen, maka Traveloka telah melakukan upaya pengamanan sistem berlapis, sehingga dapat mencegah risiko terjadinya kebocoran data.

B.     Informasi dalam Aplikasi Traveloka

Dikarenakan Traveloka merupakan aplikasi penyedia layanan pemesanan tiket atau reservasi hotel, maka tentu informasi merupakan hal yang tidak dapat dilepaskan dari sistem perusahaan. Informasi yang disediakan oleh aplikasi Traveloka sangat beragam, mulai dari informasi pemesanan, status tiket, status kamar, dan lainnya. Selain itu, juga ada beberapa informasi yang dikelola melalui sistem manajemen.

Beberapa sistem informasi yang terdapat pada aplikasi atau website Traveloka adalah Transaction Processing System atau TPS untuk mendukung informasi pembayaran pemesanan tiket pesawat atau hotel, Enterprise Collaborating System atau ECS yang terafilisasi dengan mitra Traveloka berupa maskapai pesawat, hotel, serta bank, Process Control System atau PCS yang mempermudah pengelolaan keseluruhan sistem, dan sistem lainnya. Berbagai informasi yang terdapat dalam sistem tersebut akan dikelola dan diproses sedemikian rupa, sehingga dapat memberikan output yang bermanfaat dan informatif bagi konsumen.

C.    Sistem yang Digunakan

Seperti yang telah dipaparkan sebelumnya, terdapat beberapa sistem yang digunakan oleh Traveloka dalam mendukung penggunaan dan operasional aplikasi. Selain sistem-sistem yang telah disebutkan, juga terdapat sistem lainnya, seperti Management Information System atau MIS, Information Reporting System atau IRS, dan Executive Information System atau EIS. Penggunaan sistem-sistem ini bertujuan untuk memperlancar penggunaan dan operasional aplikasi Traveloka. Selain sistem-sistem ini, sistem keamanan juga diberlakukan pada aplikasi.

D.    Sistem Keamanan

Sistem keamanan yang digunakan oleh Traveloka bertujuan untuk melindungi data pribadi serta aset-aset digital perusahaan. Terdapat beberapa sistem keamanan yang digunakan oleh aplikasi tersebut. Salah satunya adalah website dan aplikasi menggunakan jaringan yang privat dan terenkripsi yakni HTTPS. Upaya keamanan yang dilakukan oleh Traveloka dapat dimulai dari digunakannya website HTTPS, sehingga segala aktivitas konsumen di dalam website atau aplikasi tersebut sudah dilindungi dan dijamin aman. Terkait dengan metode pembayaran yang berbasis kartu kredit, maka Traveloka telah menjalin kerja sama dengan CyberSource. Perusahaan ini sendiri merupakan anak perusahaan Visa yang memang sudah terkenal dengan tingkat keamanannya yang tinggi, yakni 256-bit. Kerja sama ini dijalin agar transaksi pembayaran yang dilakukan konsumen dapat menjadi semakin aman. Keamanan transaksi juga dipantau selama 24 jam dengan multi lapisan cyber.

Traveloka juga berkomitmen untuk terus melindungi keamanan dan privasi konsumen dengan tidak membagikan data pribadi konsumen kepada pihak-pihak lain yang tidak berwenang. Hal ini turut didukung dengan adanya cyber security pada PT Traveloka yang mencakup verifikasi pembayaran, fitur non-aktif akun, kode rahasia, OTP, dan lainnya. Traveloka Secure Code juga digunakan untuk konfirmasi kode rahasia, sehingga tidak sembarang orang dapat mengakses data pribadi konsumen. Dengan serangkaian sistem keamanan dan upaya yang dilakukan oleh Traveloka, hal ini diharapkan dapat memberikan perlindungan maksimal kepada data konsumen.

PENUTUP

Berdasarkan pemaparan ini, maka dapat disimpulkan bahwa, Traveloka sebagai salah satu aplikasi startup digital dan industri 4.0 yang beroperasi di Indonesia menggunakan berbagai data, informasi, sistem, dan keamanan dalam mendukung operasional bisnis. Data-data yang disimpan dan dimiliki oleh Traveloka berupa data pribadi konsumen, mulai dari nama, alamat, nomor telepon, pekerjaan, rekening bank, rincian kartu kredit, ulasan, dan lainnya. Data-data ini digunakan untuk manajemen dan registrasi akun, serta mendukung pembayaran dan transaksi konsumen. Traveloka juga menyediakan dan mengelola informasi yang ada dengan berbagai sistem manajemen. Beberapa informasi yang dikelola oleh Traveloka berupa TPS, ECS, dan PCS.

Traveloka juga menggunakan beberapa sistem, sehingga dapat memperlancar operasional penggunaan. Sistem-sistem tersebut berupa MIS, IRS, dan EIS. Dikarenakan Traveloka mengambil dan menyimpan beberapa data pribadi konsumen, maka perusahaan juga bertanggung jawab untuk melindungi data-data tersebut. Berbagai upaya keamanan dilakukan oleh Traveloka untuk melindungi privasi konsumen, mulai dari penggunaan jaringan privat yang terenskripsi HTTPS, kerja sama dengan CyberSource, komitmen untuk melindungi data konsumen, cyber security berupa verifikasi pembayaran, dan adanya fitur Traveloka Secure Code. Dengan adanya data, informasi, sistem, dan upaya keamanan seperti ini, Traveloka dapat memberikan pelayanan yang lebih maksimal dan prima kepada para konsumennya.


DAFTAR PUSTAKA

Daulay, N. K., & Alamsyah, M. N. (2019). Monitoring Sistem Keamanan Pintu Menggunakan Rfid dan Fingerprint Berbasis Web dan Database. Jusikom: Jurnal Sistem Komputer Musirawas4(2), 85-92. https://doi.org/10.32767/jusikom.v4i2.632.

Farochah, M., Silvia, R., & Nur‘aini, S. (2022). Efektivitas Sistem Informasi Manajemen pada Aplikasi Traveloka. Jurnal Penelitian Rumpun Ilmu Teknik1(4), 78-92. https://doi.org/10.55606/juprit.v1i4.820.

Khaerani, R. A., & Prihatini, A. E. (2020). Pengaruh Promosi dan Brand Image terhadap Keputusan Pembelian pada Layanan Traveloka. Jurnal Ilmu Administrasi Bisnis9(3), 310-317. https://doi.org/10.14710/jiab.2020.28097.

Kuncoro, A. W., & Fayruz Rahma, S. T. (2022). Analisis Metode Open Web Application Security Project (OWASP) pada Pengujian Keamanan Website: Literature Review. AUTOMATA3(1), 1-5.

Putra, F. A., & Nugroho, L. D. (2021). Perlindungan Hukum terhadap Penyalahgunaan Akun dalam Transaksi Elektronik Melalui Traveloka. Inicio Legis2(1), 86-107. https://doi.org/10.21107/il.v2i1.11081.

Soesanto, E., Damayanti, V., Samuel, I., & Bramley, H. (2023). Tinjauan Mengenai Sistem Informasi dan Keamanan Informasi pada PT Trinusa Travelindo. Cross-border6(2), 967-976.

Susanti, V. E. (2021). Pengaruh Kepercayaan, Citra Merek, Keamanan terhadap Minat Beli Tiket pada Situs Traveloka. Journal of Economic, Bussines and Accounting (COSTING)5(1), 13-21. https://doi.org/10.31539/costing.v5i1.2227.

Traveloka. Januari 2023. Kebijakan Privasi Traveloka. Diakses pada 23 September 2023, dari https://m.traveloka.com/id-id/privacypolicy.

Popular posts from this blog

TUGAS INFRASTRUKTUR WEBSITE - JOLIN DAN MICHO

  TUGAS MATA KULIAH SISTEM PENGAMANAN KOMPUTER INFRASTRUKTUR YANG DIBUTUHKAN DALAM MEMBANGUN SEBUAH WEBSITE     Jolin Filenstine (3221002) Micho Frand Aditya (3221003) Sistem Informasi Reguler Pagi       SEKOLAH TINGGI TEKNOLOGI INDONESIA TANJUNGPINANG 2023 Infrastruktur yang Dibutuhkan dalam Membangun Sebuah Website Pendahuluan Dalam proses pembuatan website , maka tampilan dan interface yang diberikan kepada pengguna memang penting. Namun, interface bukan merupakan satu-satunya aspek yang perlu dipertimbangkan dalam pembangunan sebuah website . Infrastruktur website juga perlu diperhatikan, sehingga website dapat digunakan dengan baik oleh para pengguna. Infrastruktur dalam sebuah website dapat menentukan kecepatan, kinerja, dan keamanan dari sebuah website . Maka dari itu, penting bagi seorang developer website untuk memperhatikan infrastruktur dalam w...

UTS ANALISIS KASUS CYBER SECURITY - JOLIN

 UTS ANALISIS KASUS CYBER SECURITY Kasus: peretasan website Kejaksaan Agung RI Februari 2021 Anggota kelompok: 1. Jolin Filenstine (3221002) 2. Hamiyah (3221043) 3. Nurrisma Sahira (3221039) LINK DRIVE FILE PPT PRESENTASI: LINK PPT (KLIK DISINI) LINK YOUTUBE VIDEO PENJELASAN KASUS DAN ANALISISNYA: LINK (KLIK DISINI)

UTS ANALISIS KASUS CYBER SECURITY - MICHO

 UTS ANALISIS KASUS CYBER SECURITY Kasus: peretasan dana nasabah asuransi bri life Anggota kelompok: 1. Micho Frand Aditya (3221003) 2. Sersanda Bagas (3221023) 3. Wenny (3221040) LINK DRIVE FILE PPT: LINK PPT (KLIK DISINI) LINK DRIVE VIDEO PENJELASAN KASUS DAN ANALISISNYA: LINK DRIVE (KLIK DISINI)